Postingan

Menampilkan postingan dengan label Perempuan Indonesia

Menjadi Perempuan Indonesia: Jangan Gegabah

Beberapa hari setelah melahirkan anak kandung pertama sekaligus anak terakhirnya pada tanggal 13 September 1904, Kartini meninggal di usia 25 tahun. Tidak lama baginya memerankan ibu kandung tetapi sepanjang usia Indonesia, Kartini menjadi ibu dari kemerdekaan perempuan. Sebagai pahlawan nasional Indonesia yang memperjuangkan emansipasi wanita, Kartini membuka gerbang bagi perempuan di negeri ini untuk dapat mengakses pendidikan. Sebagai bagian dari buah perjuangan Kartini, saat ini perempuan dengan leluasa memperoleh pendidikan setinggi-tingginya, dalam atau luar negeri. Perempuan tidak dibatasi lagi oleh norma-norma, benar-benar bebas memilih sekolah, jurusan, profesi, dan pasangan hidup tak terkecuali. Maka, pada 2001-2004 Indonesia memiliki seorang presiden perempuan, di berbagai daerah kita juga menemukan kepala daerah perempuan yang dengan sadar dipilih dan dipercaya masyarakat. Hal ini tentu menunjukkan perkembangan paradigma terhadap perempuan di tengah-tengah masyarakat I...